Metode Pengembangan Moral dan Agama

|
Berikan pendapat dan analisis saudara tentang pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini sekarang ini.

58 komentar:

endah mengatakan...

Endah Tri Kurniawati
1601409003

Saat ini banyak lembaga - lembaga yang mendirikan PAUD, dimulai sejak pemerintah memperhatikan pendidikan pada anak usia dini. Banyaknya lembaga yang berdiri ini menjadi dorongan kuat bagi masing-masing lembaga PAUD untuk bersaing dan menjadi yang terunggul. Saat ini lembaga -lembaga, terutama yayasan banyak mengembangkan aspek moral dan agama melalui kegiatan pembiasaan. Bahkan dalam yayasan Islam anak didik telah disuguhi hafalan hadits dan jus 'ama yang melebihi kemampuan orang dewasa.

Ning mengatakan...

Suroningsih
1601409004
Pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini sekarang ini sudah mengalami peningkatan yang baik. Hal ini terlihat pada pembelajaran yang digunakan para pendidik. Di setiap kegiatan pembelajaran mengandung unsur moral. Misalnya saja, di awal pembelajaran adanya kegiatan baris dan bersalaman pada guru sebelum masuk kelas, di kegiatan ini kita dapat melihat moral anak meskipun sedikit.
Pendidikan anak usia dini sekarang sudah banyak yang memasukkan unsur aqidah. Sehingga dari dini, anak sudah dikenalkan aqidah dan moral yang terkandung di dalamnya. Guru juga menanamkan akhlak yang baik pada anak. Sehingga, pendidikan yang berbasis aqidah menjadi cerminan idealitas masyarakat yang mempertahankan pembelajaran budi akhlak.
Kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sudah melakukan upaya pembinaan karakter anak, dengan berbasis nilai-nilai agama, yang nanti akan menjadi pagar adat dalam menghadapi krisis identitas. Karena, pengembangan pendidikan yang berkualitas akan mendorong lahirnya umat yang mempunyai ilmu yang komprehensif, yakni pengetahuan agama plus keterampilan, dengan aqidah tauhid yang istiqamah.

rerain mengatakan...

Menurut analisa saya perkembangan pengembangan moral agama pada lembaga-lembaga paud pada saat ini cukup signifikan. Karena pada saat ini banyak sekali PAUD-PAUD yang berbasis karakter. Selain itu tema-tema pada pembelajaran PAUD dapat dimanfaatkan sebagai penunjang dalam pengembangan moral anak. Pengembangan moral dan agama anak merupakan investasi yang sanngat berharga untuk kedepannya

ning ning mengatakan...

Sekarang ini pengembangan moral untuk anak usia dini wajib diberikan oleh lembaga PAUD agar perkembangan moral pada anak dapat berkembang dengan baik. Karena, pada zaman sekarang ini pengemangan moral anak sangat terancam bersamaan dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat dan pertumbuhan ekonomi yang tak menentu yang membuat orang tua lebih memilih untuk sibuk mencari materi dari pada memberi pembelajaran moral kepada anak.
Menurut analisis saya Lembaga-lembaga PAUD yang ada sekarang sudah memberikan pengembangan moral kepada anak didik dengan baik, namun masih harus dikembangkan lagi karena diera globalisasi seperti sekarang ini merupakan tantangan bagi para pendidik paud dan jugal embaga paud untuk bisa menanamkan moral yang baik kepada anak didik. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya anak yang kurang bisa menghormati dan menghargai orang lain, suka memukul teman atau orang disekitarnya, dan banyaknya isu-isu tentang perbuatan amoral yang dilakukan oleh anak usia dini. Sehingga membutuhkan perhatian ekstra tentang penanaman moral kepada anak didik agar menghasilkan para penerus bangsa yang lebih berkualitas dan bermoral dimasa sekarang dan yang akan datang.

devi mastuti mengatakan...

Nama : Devi Mastuti
NIM : 1601409043
Jurusan robel : PGPAUD ‘09/ 02
Mata kuliah : Metode Pengembangan Moral dan Agama


Selama ini observasi yang saya lakukan dan pengamatan dari beberapa TK/ RA dan KB yang saya pernah kunjungi menunjukkan sebuah lembaga pendidikan yang lebih menitikberatkan pendidikan agama di dalamnya, walaupun pengembangan dari pendidikan lain tetap dilakukan, akan tetapi kesemuanya itu berujung pada konsentrasi agama yaitu agama islam. Dengan dasar atau fokus dengan agama, dari TK/RA yang pernah saya datangi menunjukkan bahwa penanaman moral dilakukan dengan pembiasaaan yang dilakukan selama sesi pendidikan berlangsung. Dengan pembiasaan yang dilakukan oleh para pendidik yang sebelumnya tertuang di dalam SKM dan SKH maka anak-anak akan mudah melakukan atau tanpa perintah sudah dapat melakukan tindakan-tindakan yang mengembangkan moral anak itu sendiri.
Dari pernyataan di atas maka dapat dikategorikan beberapa lembaga pendidikan anak usia dini sekarang ini telah berorientasi dengan pengembangan moral pada anak usia dini tersebut. Sebenarnya pengembangan moral sudah semenjak dulu dimasukkan dalam poin dalam perkembangan anak, namun pada akhir-akhir ini pengembangan moral mempunyai daya tarik lebih mengingat mral-moral anak bangsa sekarang yang kurang baik atau bisa dikatakan menyimpang. Sehingga dengan begitu sebuah pengembangan moral untuk anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini diharapkan dapat meminimalisir penyimpangan-penyimpangan yang terjadi pada anak bangsa sekarang ini.
Dengan begitu pengembangan moral pada anak usia dini sekarang ini di lembaga yang menaunginya berkembang sangat pesat, terlihat dengan menguaknya TK atau RA ataupun KB yang telah memprogramkan pembiasaan-pembiasaan yang bertujuan untuk menanamkan moral yang nantinya secara reflek dilakukan oleh anak tanpa diminta oleh orang tua, pengasuh atau pendidik. Dan dengan pembiasaan maka moral tidak akan cepat luntur dari ingatan anak.

ning ning mengatakan...

setiarif puspitaningrum/1601409010
Sekarang ini pengembangan moral untuk anak usia dini wajib diberikan oleh lembaga PAUD agar perkembangan moral pada anak dapat berkembang dengan baik. Karena, pada zaman sekarang ini pengemangan moral anak sangat terancam bersamaan dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat dan pertumbuhan ekonomi yang tak menentu yang membuat orang tua lebih memilih untuk sibuk mencari materi dari pada memberi pembelajaran moral kepada anak.
Menurut analisis saya Lembaga-lembaga PAUD yang ada sekarang sudah memberikan pengembangan moral kepada anak didik dengan baik, namun masih harus dikembangkan lagi karena diera globalisasi seperti sekarang ini merupakan tantangan bagi para pendidik paud dan jugal embaga paud untuk bisa menanamkan moral yang baik kepada anak didik. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya anak yang kurang bisa menghormati dan menghargai orang lain, suka memukul teman atau orang disekitarnya, dan banyaknya isu-isu tentang perbuatan amoral yang dilakukan oleh anak usia dini. Sehingga membutuhkan perhatian ekstra tentang penanaman moral kepada anak didik agar menghasilkan para penerus bangsa yang lebih berkualitas dan bermoral dimasa sekarang dan yang akan datang.

naili mengatakan...

Nama : Naili Rohmah
NIM : 1601409038
Rombel : 1
Pengembangan moral sangat penting diterapkan bagi lembaga anak usia dini, baik TK/RA, playgroup, TPA, dan SPS. Mengingat betapa pentingnya peranan dan pendidikan moral untuk mengembangkan segenap potensi yang ada pada anak usia dini, terlebih dewasa ini telah diketemukan Emotional Quotient yang juga mempengaruhi tingkat keberhasilan seseorang dimasa dewasanya kelak, karena tingkat IQ yang tinggi belum tentu membuatnya sukses. Pengembangan moral bagi anak merupakan usaha mengenalkan prilaku prososial bagi anak agar ia dapat diterima di masyarakatnya kelak.
Lembaga PAUD yang ada ini sudah banyak yang menerapkan unsur-unsur moral dalam kegiatan pembelajarannya, tergantung dari kemampuan guru untuk menyampaikan pesan moral agar dapat ditangkap para peserta didik. Pembelajaran moral dapat diterapkan melalui kegiatan pembiasaan. Karena selain tidak memberatkan hal ini juga dapat membuat pembelajaran lebih menarik.

sugiana mengatakan...

Nama: sugiana
NIM: 1601409017
Rombel: 02/B
Makul: metode pengembangan moral dan agama

Moral selalu terkait dengan kebiasaan, aturan, atau tatacara suatu masyarakat tertentu. Secara umum pendidikan pada anak usia dini bertujuan untuk membantu mengembangkan seluruh potensi dan kemampuan fisik, intelektual, emosional, moral dan agama secara optimal pada anak usia dini. Menurut saya, pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini saat ini sudah baik. Karena guru atau pengasuh pada lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini sudah menerapkan kebiasaan, aturan, atau tatacara pada lembaga tersebut. Misalnya dengan kebiasaan anak saat masuk dan keluar ruangan salim dengan ibu guru atau pengasuh, menghormati saat orang bicara, berbagi makanan, dan sebagainya. Selain itu guru atau pengasuh perlu meningkatkan kekreatifitasan agar anak bisa lebih mudah menangkap materi dan menarik minat anak. Karena dizaman sekarang masih banyak anak yang masa bodoh dengan lingkungan sekitar. Selain itu, anak-anak sering mendengar hal-hal yang amoral dari lingkungannya.sehingga bisa menghasilkan generasi penerus yang memiliki moral yang lebih baik dari sebelumnya.

Arinta Cinta Islam mengatakan...

Bismillah…
Perkembangan moral dan agama pada anak usia dini merupakan pondasi dari perkembangan-perkembangan yang ada dimana bila pondasi itu tidak dibangun dengan sempurna maka akan merobohkan bangunan yang lain dalam hal ini perkembangan anak yang lain.
Pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini baik formal, in formal, maupun non formal sampai saat ini sudah mengalami perkembangan yang baik dalam pengajarannya. Beberapa metode,strategi, maupun taktik pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran sudah sangat variatif yang merujuk dari teori-teori dalam mengembangkan segala perkembangan anak terutama perkembangan moral anak.
Setiap sekolah memang berbeda dalam mengembangkan perkembangan moral ini, pastilah setiap metode yang digunakan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing dimana kekurangannya bisa diminimalisir oleh guru. Perbedaan penggunaan metode ini bisa karena perbedaan tingkat pemahaman peserta didiknya sesuai daerah dimana mereka tinggal. Namun dari perbedaan itu mempunyai tujuan yang sama yakni dapat mengembangkan perkembangan moral anak.
Bila dilihat dari sisi pengajar (guru) terkadang masih dijumpai penggunaan pakaian untuk mengajar yang kurang sopan yakni menggunakan celana jeans, kaos atau kemeja ketat yang tidak pantas digunakan. Hal ini sangat mempengaruhi perkembangan moral anak. Apalagi bila dalam sekolah tersebut sudah memiliki metode yang baik dalam pembelajaran perkembangan moral anak namun gurunya masih kurang menjaga perilaku moralnya misal berpakaian, saya rasa itu yang musti diperbaiki agar nantinya dari segi pembelajaran serta aplikasinya baik guru maupun siswa lebih sesuai.
Terimakasih…

eva mengatakan...

Menurut Piaget anak usia dini berada pada tahap realisme moral. Pada tahap ini anak menganggap aturan dibayangkan sebagai sifat yang tidak boleh berubah. Anak menjalankan aturan bukan karena memiliki kemampuan untuk memahami tentang moral tetapi karena takut terhadap hukuman yang diberikan oleh orang dewasa.
Menurut saya, pengembangan moral di dalam lembaga Pendidikan Anak Usia Dini sekarang sudah dijalankan dengan baik. Anak diperkenalkan dengan aturan-aturan yang tanpa mereka sadari hal itu dapat mengembangkan kemampuan moral anak. Seperti setiap selesai bermain maka mainan dikembalikan ke tempat semula, bergantian saat bermain ayunan, dan tidak boleh memukul teman. Pembiasaan-pembiasaan seperti itulah yang dilakukan oleh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini sekarang akan memiliki kaulitas moral yang baik karena sudah diperkenalkan dengan pengembangan moral sejak usia dini

Eva Rizki Kurniasih
1601409029
rombel 1

aud mengatakan...

Berdasarkan teori Borba tentang faktor yang mempengaruhi perkembangan yaitu moralitas dibangun atas dasar cinta, kasih sayang orang tua kepada anak. Jadi ketika dewasa anak tidak terpengaruh oleh hal-hal yang buruk.
Menuurut saya, pengembangan moral pada Pendidikan Anak Usia Dini sekarang ini sudah berjalan baik. Pendidikan moral dan agama diberikan melalui kegiatan belajar di sentra agama. Ada juga pendidikan yang diberikan tanpa disadari oleh anak seperti saat bertemu saling menyapa, bersalaman, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan dan lain-lain.
Berpangkal dari teori Borba di atas maka penanaman moral pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini sekarang ini telah ditanamkan melalui kasih sayang. Atau dengan kata lain pendidik telah membangun dan mengembangkan moral anak tanpa paksaan dalam kegiatan sehari-hari di lembaga Pendidikam Anak Usia Dini sekarang.

Wantoro
1601409006

ria mbling mbling mengatakan...

Nama : Ria Dewi Irawan
NIM : 1601409008
rombel : 1

analisis saya tentang pengembangan moral dan agama pada anak usia dini dilembaga - lembaga PAUD adalah sebagai berikut, dewasa ini dengan kemajuan zaman yang terus meningkat dan seiring dengan itu pula interaksi sosial dapat diakses dengan cepat dan mudah, dengan itu pula dapat kita sadari dan pahami bahwa pengembangan moral dan agama sangat diperlukan dan ditanamkan agar anak tidak melenceng dari yang seharusnya.dan peran penting ini dilakukan oleh lembaga PAUD karena lembaga PAUD ini bisa dikatakan sebagai pondasi awal untuk kedepannya anak - anak. peran guru haruslah aktif, dalam arti aktif menanamkan, memberikan pengertian, serta memberikan batasa batasan dengan mengacu pada agama dan kepercayaan yang dianut, adat istiadat masyarakat dalam mengembangkan moral dan agama anak. selain itu guru juga aktif dalam memberikan contoh kepada anak secara nyata. karena sudah kita ketahui anak lebih cenderung meniru apa yang dilakukan orang - orang sekitarnya atau idolanya, tanpa mengetahui mana yang baik dan buruk. karena anak adalah selembar kertas putih, jika guru mampu mengembangkan segala pontensi (baik kognitif dll)yang ada, menanamkan serta mengembangkan nilai luhur, moral dan agama dengan maksimal maka generasi penerus bangsa ini tidak perlu diragukan lagi.

fitri mengatakan...

Nama : fitri Rahmawatiningsih
NIM : 1601409058
Jurusan/robel : PGPAUD ‘09/ 02
Mata kuliah : Metode Pengembangan Moral dan Agama

menurut saya sebagian besar perkembangan moral pada anak cukup memuaskan, atau cukup baik, karena dukungan dan arahan dari guru, lingkungan dan juga orang tua mereka. sehingga tak heran jika mereka pun sopan santunnya terjaga dan baik. Namun,tidak bagi mereka yang berada di kalangan masyarakat kurang mampu. Sebagian besar PAUD sudah melaksanakan tugasnya sebagai sarana penyalur dan pengarah tentang kehidupan, tata krama, dan agama, sehingga sedari ini mereka sudah mengenal hal tersebut dengan baik, terimakasih.

deasy mengatakan...

Nama : Deasy Hanura Estuti
NIM : 1601409037

Di lembaga Paud yang pernah saya observasi yaitu TK/RA/KB. disana sudah melakukan pengembangan moral dan agama pada anak usia dini, yakni dengan pembiasaan contoh kecilnya misan anak mencuci tangannya saat sebelum dan sesudah makan, juga tindakan-tindakan lain yang dapat mengembangkan perkembangan moral dan agama anak usia dini. dengan proses pembiasaan ini maka secara tidak langsung akan membangun karakter seorang anak, anak menjadi terbiasa melakukan hal-hal yang sudah diajarkan disekolah. moral dan agama merupakan pondasi terpenting bagi anak untuk hidupnya kelak di waktu yang akan datang. walaupun di setiap lembaga berbeda dam proses dan cara dalam proses pengembangan moral dan agama anak.

indah mengatakan...

Indah Puspita Sari
1601409002
Rombel 1

Menurut saya perkembangan moral di lembaga-lembaga PAUD sekarang ini sudah cukup bagus dan menunjukan kemajuan yang sangat pesat atau signifikan karena banyak lembaga-lembaga PAUD sekarang ini yang mulai mengembangkan pendidikan moral pada anak didik dan mengimplikasikan ke dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya di salah satu TK yang saya observasi. Di TK tersebut dari awal pembelajaran sampai akhir selalu di terapkan pendidikan moral kepada anak.
Contohnya di saat bertemu dengan bu guru di halaman sekolah maka anak akan menyapa bu guru dan mencium tangan bu guru. Di TK tersebut juga menanamkan pendidikan agama dan moral yang kuat di lihat dari pakaian atau seragam yang di gunakan. Anak cewek memakai kerudung dan anak cowok memakai pecis. Ini menunjukan kesopanan dalam hal berpakaian. Tidak hanya itu saja , di saat istirahat mereka juga berbagi bekal makanan ke temannya yang tidak membawa bekal makanan dan mereka bergantian dalam menggunakan fasilitas sekolah dalam hal ini adalah ayunan,puzzle,jungkat-jungkit dll. Di saat anak-anak selesai memakai puzzle, mereka meletakan ke tempat semula dan bersiap untuk pulang. Sebelumnya mereka berdoa terlebih dahulu.
Dari hal-hal kecil yang baik dan lama kelamaan menjadi kebiasaan anak untuk berbuat dan bertingkah laku yang baik pula. Sehingga tercetaklah generasi muda yang berkarakter

niken mengatakan...

Niken sulistyorini
1601409020
Rombel 01
Menurut pendapat saya, Pengembangan moral pada anak usia dini saat ini sudah cukup baik. Itu dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari yaitu di lingkungan keluarga maupun di sekolah. Di lembaga-lembaga tertentu Misalnya di lembaga pendidikan yaitu di TK AZ-ZAHRO pembelajaran di TK tersebut sudah cukup bagus dalam pengembangan moral anak. Karena di lingkungan sekolah tersebut setiap pagi anak-anak berbaris terlebih dahulu sebelum masuk kelas. Sebelum pelajaran dimulai anak-anak juga berdo’a terlebih dahulu. Begitu juga saat anak istirahat dan makan bekalnya, ia juga melakukan do’a terlebih dahulu sebelum makan dan mengakhirinya dengan do’a sesudah makan. Di sekolah tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran yang umum tetapi juga menekankan pembelajaran agama. Itu sangat bagus untuk mengembangkan moral anak usia dini.

anisa mengatakan...

Anisa siti maryanti
1601409041/2

Setelah melakukan beberapa kali observasi di lembaga pendidikan Anak Usia Dini, saya dapat melihat dan menyimpulkan bahwa di lembaga pendidikan tersebut TK/KB sangat ditekankan pada pengembangan agama, seperti agama islam. Agama sangat erat kaitannya dengan moral sehingga dengan adanya pembelajaran agama di lembaga pendidikan anak Usia dini. Apabila pembelajaran agama dapat diterapkan dengan baik, maka pembelajaran moral pun juga bisa diterapkan. Misalnya saja akan pengertian dosa, salah dan benar, baik dan buruk. Hal itu harus diterapkan di dalam diri anak sejak dini agar anak dapat berkembang dengan baik dalam aspek moral dan agama. Mengingat bahwa perkembangan moral anak sekarang ini banyak yang menyimpang, dengan adanya lembaga pendidikan yang memebrikan pengajaran tentang moral dan agama diharapkan dapat mengurangi moral yang menyimpang tersebut.

gita pratiwi mengatakan...

Nama : Gita Pratiwi
NIM : 1601409001
Rombel : 2
Mata Kuliah : Metode Pengembangan Moral dan Agama AUD


Pengembangan moral agama pada lembaga-lembaga PAUD sudah berkembang dengan baik. Seperti yang sering kita lihat, penanaman moral dan agama dilakukan melaui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya bersalaman dengan guru, membaca doa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, melakukan praktek shalat berjamah, mengaji, dan sebagainya. Bahkan sekarang di lembaga swasta (yayasan islam) sudah berkembang pembelajaran menghafal surat-surat dari juz 'ama.
Penanaman moral dan agama pada anak usia dini sangat diperlukan karena berkembangnya zaman moral anak mulai berkurang. Maka dari itu itu anak dididik sejak dini tentang mana yang baik dan mana yang buruk. Pengawasan dan perhatian orang tua juga sangat penting dalam sosialisai anak. Karena anak cenderung meniru apa yang mereka lihat.

nur mengatakan...

nurchayati
1601409025
rombel: 2

perkembangan moral dan agama pada lembaga-lembaga paud sejauh ini cukup baik, seperti lembaga paud yang pernah saya observasi waktu itu.
dengan arahan guru menjelaskan atau menyampaikan tentang moral dan agama pada anak tentang apa yang patut dilakukan dan tindakan yang tidak layak dilakukan. dengan begitu dapat melatih kedisiplinan pada anak. anak juga biasanya melihat dan meniru apa yang mereka lihat, dalam hal ini guru dapat memberikan penjelasan secara baik terhadap anak, dengan adanya hal tersebut anak dapat bersikap santun, mengerti cara mereka harus berkomunikasi dengan tuhan(dengan cara mereka berdo'a misalnya) mereka tahu hal-hal yang buruk dan dibenci tuhan. dan juga dengan dukungan dari lingkungan keluarga misalnya, orang tua tentu akan memberikan contoh yang baik kepada anaknya karena semua hal yang anak lihat akan ditiru olehnya. sehingga anak tidak akan mempunyai kendala atau masalah pada saat ia masuk ke SD nanti, bahkan dia akan tumbuh menjadi pribadi yang bermoral dan beragama.

failasufa mengatakan...

Nama : Faila Sufa
NIM : 1601409021
Rombel : dua
Menurut pendapat saya lembaga-lembaga PAUD yang ada saat ini belum mengembangkan moral pada anak usia dini secara maksimal, masih sangat terlihat kesenjangan antara si kaya dan si miskin atau hidup di kota dan di desa. Di lembaga-lembaga PAUD yang mahal, anak-anak lebih mendapatkan pembelajaran pengembangan moral anak usia dini lebih maksimal dibandingkan dengan anak yang hanya sekolah di lembaga-lembaga PAUD yang biayanya murah seperti di TK dan RA yang ada di desa. Kemungkinan pembelajaran pengembangan moral di TK maupun di RA hanya diperkenalkan sekilas saja tidak diberikan secara mendalam seperti yang diajarkan di lembaga-lembaga PAUD yang bonafit.
Faktor-faktor yang mungkin membedakannya bisa dilihat dari tenaga pengajarnya, di TK yang bonafit bisa dipastikan tenaga pengajarnya sangat berkompeten dibidangnya minimal lulusan S1 PAUD ataupun psikologi, sedangkan pada TK atau RA yang ada di desa tenaga pengajarnya asal-asalan yaitu lulusan SMA saja sudah bagus. Banyak orang yang beranggapan bahwa pekerjaan sebagai guru TK bisa dilakukan oleh siapa saja daripada ibu-ibu nganggur di rumah lebih baik mencari kesibukan dengan bermodalkan bisa menyanyi saja sudah cukup. Bagaimana mungkin dapat mengemban tugas untuk mengembangkan pendidikan moral anak sejak dini secara maksimal kalau tenaga pengajarnya tidak berkompeten dibidangnya. Faktor yang kedua menurut saya adalah masalah biaya, tanpa biaya yang cukup apa mungkin bisa membeli perlengkapan sekolah lengkap. Memang bisa guru memanfaatkan barang bekas untuk membuat APE dan media yang semenarik mungkin, tetapi semua perlengkapan yang dibutuhkan oleh anak tidak dapat dibuat dengan barang bekas semua. Sangat jauh bila dilihat dengan perlengkapan yang ada di TK mahal, perlengkapan yang sangat lengkap dan menarik tentunya akan menambah daya tarik tersendiri untuk anak sehingga guru dapat lebih mudah menyisipkan materi tentang pengembangan moral kepada anak tentunya dengan tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya. Tanpa biaya apa mungkin TK yang ada di desa dapat membayar gaji guru lulusan PAUD atau psikologi? Tentu tidak, maka dari itu tenaga pengajarnya diambil dari lulusan SMA yang mau dibayar murah.
Kebetulan saya mempunyai dua adik sepupu yang sekarang sudah duduk di bangku SD kelas satu, namanya Basith dan Naufal. Basith tinggal di desa yang mendapat pendidikan di TK Pertiwi karena hanya itu satu-satunya sekolah yang ada di desanya. Berbeda dengan Naufal yanga tinggal di kota otomatis bisa memilih sekolah yang bagus di TK Bina Insani. Perbedaannyapun sangat mencolok, meskipun baru berusia 6 tahun Naufal tidak pernah meninggalkan sholat, puasa tahun kemarin juga dijalani full tidak puasa setengah hari, tidak pernah membentak orang tua meskipun keinginannya tidak dituruti, anaknya juga kalem dan tidak hiperaktif dan masih banyak yang lain yang tidak mungkin bila saya ceritakan semua. Berbeda dengan Basith, sholatnya bolong-bolong hanya melakukan sholat maghrib dan isya’, puasa tahun kemarin hanya puasa setengah hari dan selalu marah kalau keinginannya tidak dituruti orang tuanya terkadang juga berani membentak karena imitasi terhadap lingkungan sekitar dan teman sebayanya. Memang hukum islam belum mewajibkan anak usia 7 tahun melakukan puasa dan sholat full, yang saya tekankan disini kenapa yang Naufal mampu sedangkan Basith tidak padahal usianya sama hanya beda 2 bulan saja. Dengan adanya kasus diatas saya dapat menyimpulkan bahwa lembaga-lembaga PAUD khususnya untuk mengembangkan moral dan agama pada anak usia dini yang ada saat ini belum maksimal, hal ini perlu adanya tenaga pengajar yang berkompeten di bidangnya kemudian ditugaskan di desa-desa guna membenahi masalah krisis moral yang saat ini melanda Indonesia yang diterapkan sejak dini.

wiwik mengatakan...

Nama:Wiwik Tri Wijayanti
NIM:1601409051
rombel:2

Pendapat saya tentang pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini yaitu dari hasil observasi yang pernah saya lakukan di salah satu TK, pengembangan moral agama yang dilakukan di TK tersebut ditanamkan
melalui pembiasaanpada setiap kegiatan selalu disisipkan do'a-do'a selama pembelajaran berlangsung. Salah satu perilaku yang ditanamkan pada anak usia dini adalah
berdo'a sebelum dan setelah melakukan kegiatan. Beberapa do'a tersebut secara rutin dibiasakan pada anak dengan cara anak diminta mengucapkan
do'a-do'a tersebut dengan suara yang keras.Dari kebiasaan-kebiasaan tersebut maka anak dapat menghafal dan melakukannya dengan sendiri karena sudah menjadi kebiasaan dalam kegiatan pembelajaran. Tetapi tetap ada pendampingan dari seorang pendidik.
Dari hal diatas dapat disimpulkan bahwa sudah adanya peningkat dalam pembelajaran moral agama yang ada di lembaga-lembaga anak usia dini sekarang ini.

dewi maria mengatakan...

Nama:Dewi Maria Ulfa R
Nim : 1601409034
Rombel : 1
Makul : Perkembangan Moral dan Agama
TUGAS MORAL DAN AGAMA

Pendidikan moral dan agama sangat penting ditanamkan sejak dini pada anak karena pendidikan moral dan agama sebagai dasar dalam pembentukan karakteristik anak.dasar yang menjadi penentu baik buruk anak dimasa mendatang. dengan pondasi yang kuat akan membentuk anak yang baik dalam sikap dan perilakunya serta menjadi benteng pertahanan pengaruh dari luar atau lingkungan sekitarnya. sekrang ini banyaknya lembaga-lembaga pendidikan yang mengutamakan penanaman moral dan agama sebagai ciri dan karakteristik lembaga tersebut. dimana perkembangan agama dan moral menjadi prioritas utama. seperti di lembaga pendidikan raudhotul atfal atau lebih sering disebut RA. di sini pendidikan dan pembelajaran difokuskan untuk mengembangkan perkembangan moral dan agama anak. kurikulum yang digunakan pada saat ini tidak jauh berbeda dengan kurikulum TK pada umumnya. tapi disini hampir seluruh pelajaran ditambah dengan unsur agama serta pengembangan moral yang dipelajari. salah satunya dengan pelajaran perkembangan moral yaitu saat anak berbaris didepan pintu sebelum masuk kelas, disini secara tidak langsung anak diajari moral untuk disiplin dan tertip. atau dengan memberi kisah-kisah teladan dari para nabi dan sahabatnya. Sedangkan untuk pelajaran agama anak memperkenalkan do’a-do’a pendek sehari-hari ataupun diperkenalkan dalil Alqu’an dan hadist pendek. Namun terkadang adanya kesulitan dalam penjabaran kurikulum TK yang akan digunakan dalam pembelajarn moral dan agama, serta keterbatasan sarana dan prasarana yang menjadi kendala dalam proses pembelajaran sehingga membuat proses pembelajaran menjadi kurang optimal dan kurang efektif. maka perlunya perhatian dari guru dan pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat untuk mengembangkan RA. seperti membuat dan membedakan kurikulum TK dengan kurikulum RA. menfasilitasi sarana-prasarana pembelajaran sehingga dapat mengoptimalkan perkembangan moral dan agama pada anak.

rochmah mengatakan...

perkembangan moral anak usia dini saat ini cukup baik.Karena pada saat ini banyak TK maupun lembaga pendidikan PAUD lainnya berlandaskan pada agama.Namun, disisi lain ada TK yang tidak berlandaskan pada agama (TK Negeri) dalam proses pengembangan moralnya hanya sebatas pada hal tertentu semisal pada hal tidak boleh jahat terhadap teman maupun yang lainnya.Sedangkan TK yang berlandaskan pada agama dalam pengembangan moralnya lebih terasah karena dalam skm atau skh yang di programkan oleh guru TK lebih spesifik lagi dalam mengembangkan moral.Semisal pada awal proses kbm murid berbaris kemudian senam, kemudian masuk kelas (menyalami guru),duduk (membaca doa) dan seterusnya.Anak dikondisikan untuk terbiasa melakukan hal-hal yang sekiranya mendukung dalam proses pengembangan moral.
Nama : Rochmah Tri M
NIM : 1601409052

hesti mengatakan...

Nama: Hesti hayuningtyas
NIM : 1601409036
rombel:01

Taman Kanak-kanak merupakan lembaga pendidikan yang pertama, yang keberadaannya sangat strategis untuk menumbuhkan jiwa keagamaan dan moral kepada anak-anak,agar mereka menjadi orang-orang yang kuat, terbiasa, dan peduli terhadap segala aturan agama yang diajarkan kepadanya.sehingga sangat dibutuhkannya pengembangan moral karena dengan moral anak dapat memiliki watak/kepribadian yan baik,mengetahui perbuatan mana yang baik dilakukan dan yang tidak, serta dapat bertindak sesuai aturan. pengajaran moral ini pertama-tama dilakukan anak dengan cara meniru tindakan moral yang dilakukan oleh guru tersebut.jika yang dilakukan oleh guru itu bik maka selanjutnya akan ditiru dengan anak yang baik juga dalam tindakannya.menurut saya mengenai pengembangan moral di lembaga-lembaga PAUD sudah bagus,karena disetiap pembelajarannya sudah mengajarkan tentang moral kepada anak didiknya dan selalu mendorong anak-anak untuk melakukan moral itu didalam kegiatan sehari-hari . misalnya: sebelum dan sesudah kegiatan selalu diawali dengan doa, selalu diajarkan untuk menyapa kepada orang lain, diajarkan mengucapkan terimakasih jika menerima pemberian orang lain, diajarkan untuk mengucapkan maaf dan tolong, jika melakukan salah dan minta bantuan kepada orang lain,dll

seal_me mengatakan...

fgtttggg

diah mengatakan...

Nama : Diah widiastuti/ 1601409009
rombel: 01

menurut saya perkembangan moral dan agama di lembaga PAUD saat ini sangat baik, hal ini dapat dilihat dari kegiatan belajar mengajar yang ada di lembaga tersebut. pada awal kegiatan anak diperkenalkan doa-doa sebelum belajar ( untuk agama ) dan anak menyalami gurunya ( untuk moral ). dan juga dikegiatan akhir melakukan doa sebelum pulang juga menyalami satu sama lain. perkembangan moral dan agama sangat penting bagi anak usia dini, karena pada usia ini perkembangan anak sangat meningkat dan mudah mendapatkan pengaruh yang baik/burukkah sesuai dengan yang diajarkan pada mereka. jika lembaga paud mengajarkan perkembangan moral dan agama sedikit demi sedikit anak akan mendapatkan pengetahuan bagaimana seharusnya bersikap yang baik sesuai dengan moral dan agama yang baik pula. diharapkan dengan pegangan ini anak dapat berperilaku dengan baik, sopan santun baik dengan teman sebaya, orang tua, bahkan gurunya.

seal_me mengatakan...

Aznani Nur Fauziyah
1601409024
Rombel 2
Moral dan agama memang sangat perlu ditanamkan sejak dini pada anak, dan di di lembaga baik formal, informal maupun nonformal sudah cukup baik dalam mengembangkan moral dan agama pada anak, dimana disitu selalu ditanamkan seperti berbaris sebelum masuk kelas, dan berdoa sebelum memulai aktivitas, mengucapkan salam sebelum masuk kelas,hafalan surat pendek dan juga doa sehari-hari, mengajari bagaimana cara shalat dan mengaji dan lainnya, selain itu juga dalam hal moral seperti budaya mengantri, hidup bersih dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, berbagi bekal pada teman yang tidak membawa, dan lainnya. Dan setiap lembaga itu sendiri memiliki cara atau metode sendiri dalam mengembangkannya pada anak-anak yang mungkin menjadi ciri khas dari lembaga itu. Dan pendidik di tempat yang saya observasi juga sudah menunjukkan perilaku dan cara berpakaian yang baik dan sopan sehingga anak-anak pun memiliki moral yang baik serta pengetahuan agama yang baik pula. Dan anak-anak pun memiliki bekal yang cukup sebelum mereka menginjak pada pendidikan yang lebih tinggi.

seal_me mengatakan...

dfbfdbfxbxc

My Life is Mel's Story mengatakan...

Nama : Nur Azizah
NIM : 1601409035
Rombel : 01

Menurut saya pengembangan moral & agama di lembaga-lembaga PAUD sekarang ini sudah cukup baik. Terbukti dengan maraknya pendidikan karakter yang diterapkan di berbagai lembaga-lembaga PAUD yang dalam pembelajarannya mengutamakan pembelajaran-pembelajaran yang dapat membentuk karakter anak dengan moral-moral yang baik. Dengan demikian dengan diterapkannya pendidikan karakter di lembaga-lembaga PAUD dapat membantu dalam pengembangan moral anak.
Selain itu, nilai-nilai moral & agama dimasukkan dalam lingkup perkembangan matrik/program tahunan TK dengan tingkat pencapaian perkembangan berupa mengenal tuhan melalui agama yang dianutnya, meniru gerakan beribadah, mengucapkan berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu, mengenal perilaku baik/sopan dan perilaku buruk, membiasakan diri berperilaku baik serta mengucapkan salam dan membalas salam. Di dalam SKH terdapat juga kegiatan-kegiatan yang mengembangkan nilai-nilai moral & agama seperti untuk mengawali kegiatan dibuka dengan salam berdoa dan diakhiri dengan salam berdoa pula.
Tidak hanya lembaga-lembaga PAUD yang berbasis agama saja yang mengisi kegiatan pembelajarannya dengan doa-doa, di TK negeripun mengajarkan nilai-nilai moral & agama pada anak. Namun, di lembaga-lembaga PAUD berbasis agama lebih banyak doa-doa yang diajarkan pada anak. Seperti di TK AL-QURO’ Semarang, disana kegiatan awal berupa berbaris & membaca doa yang dilengkapi denga bacaan asma’ul husna. Jadi doa yang diajarkan di TK AL-QURO’ lebih banyak dibandingkan dengan TK negeri lainnya. Sedangkan nilai-nilai moral diajarkan melalui pembiasaan seperti mencuci tangan sebelum & sesudah makan, bersalaman dengan bapak/ibu guru, mau menolong teman, saling berbagi, dan berterimakasih jika memperoleh sesuatu. Pembelajaran moral dimulai dari sikap guru, karena anak usia dini masih dalam tahap imitasi sehingga guru harus memberikan contoh-contoh perilaku yang baik.

imoez mengatakan...

Nama : Muslimah
NIM : 1601409022
Rombel : 1

Pengembangam moral dan agama di lembaga-lembaga AUD saat ini menurut pengamatan saya mendapatkan perhatian khusus baik oleh pemerintah maupun masyarakat karena pengembangan moral dan agama yang ada di lembaga-lembaga AUD menitikberatkan pada pembiasaan bagi pembentukan kharakter anak seperti pembiasaan untuk membaca doa sebelum dan sesudah belajar, pembiasaan untuk makan dengan tangan kanan serta pembiasaan anak untuk mengenal berbagai agama melalui media manipulatif tempat ibadah masing-masing agama. Pembiasaan positif yang diterapkan untuk membentuk perkembangan moral dan agama anak ini sesuai dengan teori dari Piaget bahwa dalam perkembangan moral dan agama, anak TK misalnya berada dalam tahap Heteronomous dimana pada tahap tersebut anak dalam keadaan labil, mudah terpengaruh sehingga dibutuhkan pembiasaan yang kuat dari guru untuk membentuk kharakter positif pada diri anak

hufie mengatakan...

Nama : Huda Fitriyani
Nim : 1601409007

Menurut saya, pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini sudah terlaksana dengan baik.
Pendidikan usia dini ini tidak akan berhenti dan akan berkembang terus sesuai dengan variasi zaman yang senantiasa berubah, dengan tujuan utama membentuk generasi pintar, berilmu, dan berbudaya dengan akhlaq karimah.
Salah satu bukti dari lembaga-lembaga paud telah melaksanakan pembelajaran yang membentuk moral anak adalah dengan adanya Standar kompetensi pendidikan anak usia dini yang merupakan seperangkat kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai oleh anak sesuai dengan tahapan usianya. Standar ini dikembangkan berdasarkan aspek perkembangan anak, yang meliputi:
• Perkembangan moral dan nilai-nilai agama
• Perkembangan sosial, emosional dan kemandirian
• Perkembangan bahasa
• Perkembangan kognitif
• Perkembangan fisik/motorik
• Perkembangan seni
Lembaga-lembaga paud sekarang sudah menerapkan pembelajaran yang dapat membentuk moral anak . seperti contoh : di TK diajarkan untuk saling membantu sesama teman, misalnya pada waktu pembelajaran menggambar ada teman yang tidak memiliki krayon warna hijau, teman yang lain meminjaminya. Kemudan diajarkan untuk berdo’a sebelum dan sesudah makan. selain itu juga diajarkan untuk saling menyayangi antara makhluk hidup, menghormati orang yang lebih tua dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat membentuk moral anak menjadi lebih baik.

wulaandwuu mengatakan...

Pengembangan moral dan agama sangat penting diberikan kepada anak usia dini, karena hal ini akan memengaruhi anak dalam berkelakuan dan bertindak nantinya. Anak yang memiliki bekal moral agama yang cukup dimungkinkan akan memiliki kepribadian yang lebih baik. pengembangan moral dan agama pada anak usia dini di lembaga pendidikan anak usia dini menurut pendapat saya sudah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil observasi di beberapa TK/RA, saya melihat bahwa pengembangan moral agama pada anak dilakukan lembaga dengan pembiasan yang bahkan sudah terlihat sebelum KBM berlangsung, saat KBM, hingga KBM telah selesai. contohnya adalah anak dibiasakan untuk berdoa sebelum dan sesudah KBM berlangsung. Anak juga diajarkan memperdalam ilmu agama dengan menghafal beberapa doa sehari-hari. Dalam lingkup pengembangan moral, anak dilatih untuk menghormati orang lain, bersikap disiplin dengan baris berbaris untuk antri masuk kelas, juga melatih anak untuk mau berbagi seperti berbagi bekal, berbagi mainan dsb. Selain hal itu dalam proses pembelajaran anak juga terus mendapat stimulus oleh pendidik dalam mengembangkan moral dan agama yang disesuaikan dengan SKH atau SKM untuk saat itu. Diharapkan pembiasaan di lembaga pendidikan ini akan menjalar tidak hanya ketika anak sedang berada di lembaga, namun juga diimplikasikan anak dalam kehidupan sehari-hari. Jika hal ini maksimal dilakukan, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang selain memiliki hubungan yang baik dengan Penciptanya namun juga mampu berhubungan baik dengan sesama dan lingkungannya.

Catur Wulandari
1601409044
Rombel 2

lailahusnita mengatakan...

Rombel: 2
NIM : 1601409028
Pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga PAUD sekarang semakin meningkat. Semakin banyak pembentukan lembaga-lembaga PAUD yang berbasis karakter yang bertujuan membentuk anak yang berkarakter. Pada saat ini juga banyak lembaga-lembaga PAUD seperti TPA, KB atau playgroup, TK dan RA yang pada kegiatan pembelajarannya banyak mengajarkan dan mengembangkan moral pada anak. Hal tersebut dapat kita lihat pada permulaan kegiatan ketika anak-anak akan masuk kelas, mereka bersalaman dengan gurunya dan mengucapkan salam. Setelah itu pada kegiatan awal pembelajaran dan akhir pembelajaran anak berdo’a dan pada kegiatan sebelum dan sesudah makan. Pada RA juga banyak diajarkan tentang do’a-do’a dan cara wudlu serta sholat yang benar. Ketika saya observasi di beberapa TK baik yang islami maupun yang umum, anak-anak selalu melakukan ritual peribadatan sesuia dengan keyakinannya tanpa diperintah.
Selain itu pada saat pembelajaran berlangsung maupun sudah usai, biasanya guru menyelipkan nasihat-nasihat untuk mengembangkan moral pada anak usia dini di lembaganya. Sekarang juga banyak digunakan CD interaktif tentang pengembangan moral untuk anak usia dini dalam proses pembelajaran. Selain lebih menarik anak agar mau belajar juga mempermudah anak dalam penyerapan maksud atau makna dari tampilan CD interaktif tersebut. Sehingga saya berpendapat bahwa pengembangan moral pada anak usia dini pada lembaga-lembaga PAUD sekarang sangat bagus dan semakin berkembang. Tetapi hal tersebut juga harus melibatkan peran serta orang tua dan lingkungan sekitar agar pengembangan moral anak usia dini tersebut semakin baik.

rerain mengatakan...

Ririn Masynu'atul Kh
1601409050
rombel 2

Menurut analisa saya perkembangan pengembangan moral agama pada lembaga-lembaga paud pada saat ini cukup signifikan. Karena pada saat ini banyak sekali PAUD-PAUD yang berbasis karakter. Selain itu tema-tema pada pembelajaran PAUD dapat dimanfaatkan sebagai penunjang dalam pengembangan moral anak. Pengembangan moral dan agama anak merupakan investasi yang sanngat berharga untuk kedepannya.

cy'z blog mengatakan...

Oky Riana Ningtyas
1601409040
Rombel 1

Dalam pendidikan anak usia dini pengembangan moral dan agama diberikan kepada anak karena akan sangat berpengaruh terhadap masa depan anak ketika dewasa dalam bergaul dengan masyarakat sekitar ,keluarga serta berakhlak yang baik dan dapat mengenal tuhanya.
Sekarang lemebaga-lembaga paud sudah banyak menerapkan metode pengembangan moral dan agama dalam proses belajar mengajar. Dalam mengembangkan aspek tersebeut setiap lembaga paud pasti sudah memiliki cara atau metode yang bermacam-macam, mereka harus mempunyai unsur-unsur penting yaitu aplikatif.enjoyed dan mudah untuk ditiru. Sering kita jumpai bahwa lembaga paud sekarang sudah menerapkan metode tersebut dalam kehidupan sehari seperti melatih anak untuk selalu besyukur, bertanggung jawab, mengendalikan emosi dll.
Diharapkan dengan pemberian metode yang tepat akan mengembangkan pengembangkan moral dan agam secara maksimal.

tata putri mengatakan...

Menurut pendapat saya, pengembangan moral pada anak usia dini sudah berkembang dengan cukup baik pada saat ini. Walaupun belum semua PAUD atau TK di Indonesia mengalami hal tersebut. Dari hasil observasi yang telah saya lakukan, kebanyakan sekolah bagi anak usia dini telah mengembangkan moral anak. Sekolah-sekolah tersebut melakukan kegiatan yang mampu menstimulus atau meningkatkan perkembangan moral anak. Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain: menerapkan system pendidikan berkarakter, dimana pendidikan dengan system ini mampu meningkatkan berbagai aspek perkembangan anak yang salah satun ya adalah moral. Selain itu, pengembangan moral anak usia dini dilakukan melalui metode, model, dan media pembelajaran yang digunakan di PAUD atau TK.
Pengembangan moral yang dilakukan di PAUD atau TK tidak semua mengalami perkembangan yang maksimal. Masih banyak PAUD atau TK yang belum mengembangkan moral anak secara maksimal. Hal ini terlihat terutama di PAUD atau TK nasional yang ada di pedesaan atau tempat-tempat terpencil. Pengembangan moral di sekolah tersebut kurang begitu optimal dibandingkan dengan pengembangan moral yang dilaksanakan di PAUD atau TK ternama yang ada di kota. Hal ini menurut saya disebabkan oleh keterbatasan biaya dan pengetahuan sekolah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan adanya perhatian lebih dari pemerintah mengenai hal tersebut. Berbeda di PAUD/TK swasta, pengembangan moral yang dilaksanakan biasanya cukup baik. Hanya saja, pengembangan moral tersebut biasanya hanya berpatokan pada salah satu agama saja. Apabila di sekolah nasional yang sudah cukup maju, sekolah tersebut memiliki guru agama untuk setiap agama, sehingga pengajaran moral yang sesuai dengan agama mereka masing-masing dapat diberikan secara optimal.
Pengembangan moral tidak hanya dapat diberikan melalui pelajaran agama. Pengembangan moral dapat dilakukan melalui pembelajaran sehari-hari, misalnya: berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, saling berbagi bekal, memberi salam pada guru dan sesama teman, dll. Untuk pelaksanaan beberapa kegiatan tersebut, hamper semua sekolah bagi anak usia dini melaksanakan kegiatan tersebut. Walaupun kegiatan-kegiatan tersebut terlihat sepele, akan tetapi dapat membawa dampak besar bagi perkembangan moral anak. Menurut saya, pengembangan moral sejak dini sangat penting untuk dilaksanakan di lembaga-lembaga PAUD. Hal ini akan dapat menjadi bekal bagi anak dimasa dewasanya. Selain itu, hal tersebut juga mampu membentuk pribadi anak menjadi pribadi yang bermoral dan berkualitas.
Oleh: Oktavika Dwi Saputri (1601409053)

agung mengatakan...

Nama : Marcilia Dwi Astuti
NIM : 1601409005
Rombel : 1

Pendapat saya tentang pengembangan moral & agama AUD dilembaga-lembaga Paud sekarang dapat dikatakan sudah cukup optimal tetapi masih perlu adanya peningkatan dalam segi kompetensinya sebab sepengetahuan saya pada lembaga – lembaga PAUD sekarang ini lebih meningkatkan dan menekankan pada aspek perkembangan yang bersifat mencerdaskan dan membuat anak menjadi terampil, seperti aspek perkembangan fisik, aspek perkembangan kemampuan berbahasa, aspek perkembangan kognitif, dan aspek perkembangan seni. Padahal pendidikan itu sendiri di artikan sebagai proses sosislisasi. Pendidikan bukan hanya untuk mencerdaskan dan membuat anak terampil tetapi juga membuat anak menjadi manusia yang bertanggung jawab, bermoral dan beretika.
Pada dasarnya memang lembaga – lembaga PAUD sekarang sudah menerapkan konsep moral dan agama dalam proses pembelajarannya. Namun jika di lihat secara garis besarnya, lembaga PAUD yang memang mempunyai basic lebih menekankan pada kompetensi moral dan agamanya seperti : RA,BA,PIUS dan sekolah keagamaan lainnya. Sangat berbeda dengan lembaga – lembaga PAUD yang memang lebih menekankan pada kompetensi selain moral dan agama. Karena pada lembaga –lembaga PAUD tersebut penekanan kompetensi moral dan agama hanya sebagai formalitas saja.
Pada anak usia dini kecerdasan spiritual juga sangat di perlukan karena dengan anak yang memilik kecerdasan spiritual yang baik dia mampu mengenal dan mencintai ciptaan Tuhan yang dapat di rangsang melalui penanaman nilai – nilai moral dan agama.
Pengetahuan yang tinggi, tidak menjamin seseorang bisa memiliki moral yang baik. Namun, ketika anak-anak memiliki moral yang baik, otomatis mereka bisa menilai mana pendidikan yang baik dan buruk,
Pendidikan formal berfungsi melatih anak-anak untuk memperbaiki lingkungan sekitarnya. Sedangkan dengan pengetahuan moral, anak-anak diajak berpikir dan membangun etika dan karakter dirinya sendiri dengan baik.
Menurut Lawrence Kohlberg disebutkan bahwa tahap prakonvensional terjadi pada anak-anak TK sampai kelas tiga Sekolah Dasar. Pada tahap ini kesadaran moral yang muncul adalah orientasi hukuman dan ketaatan, akibat fisik yang dialami belum sampai pada arti dan nilai manusiawinya dan orientasi hedonis (mencari kenikmatan dan menghindari penderitaan) untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri. Pada masa ini penanaman nilai budi pekerti harus dimulai dengan latihan yang kongkrit, sederhana, mudah dilakukan dan tidak menimbulkan perasaan takut, malu, khawatir dan perasaan bersalah.

MY FIRE mengatakan...

Tujuan dari pengembangan moral adalah untuk mempersiapkan anak sedini mungkin dalam mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari oleh nilai-nilai moral agama dan sesuai dengan adat budaya bangsa Indonesia. Pengembangan moral pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak sekarang ini berada dalam urutan teratas dalam tujuan pendidikan AUD untuk meningkatkan SDM Indonesia yang berkarakter. Menurut saya pengembangan moral AUD di lembaga-lembaga PAUD sekarang ini terus berkembang dengan menawarkan berbagai cara yang dianggap paling ampuh dalam memaksimalkan pembentukan kribadian yang baik pada anak. Sebagian sekolah telah mengenalkan macam-macam moral baik kepada anak didiknya melalui berbagai pembelajaran dan medianya, yaitu dengan bercerita, menari, bernyanyi, memberikan peringatan atau isyarat, adanya kerutinan dan kebiasaan, menghadapkan suatu problem,membantu anak memecahkan perselisihan, menentukan batas-batas aturan, menetapkan penentuan waktu dan jumlah hukuman, sampai mengawasi aktivitas anak agar selalu terarah pada aktivitas yang baik. Sangat bagus sekali ketika anak-anak disekolah dibiasakan berdo’a sebelum melakukan suatu kegiatan. Pengembangan moral di TK sangat efektif untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan yang akan berdampak positif dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik, akal pikiran, akhlak, perasaan kejiwaan, estetika, dan kemampuan sosialisasi yang sesuai dengan nilai keagamaan. Semakin dini anak diperkenalkan dengan moral, maka akan terbentuk suatu kepribadian baik dalam diri seseorang yang membentuk sebuah karakter kuat didalam dirinya. Namun, semua kegiatan yang telah diberikan disekolah akan sia-sia saja apabila dirumah anak tidak dibiasakan melakukan aktivitas pengembang moral. Untuk mencapai hasil yang maksimal pada anak, orang tua atau pengasuh sangat harus menjadi agen penerus, yaitu melanjutkan kebiasaan yang sudah dibangun dari sekolah dengan menerapkannya saat anak berada diluar sekolah.
oleh: sri wahyuni (1601409046)

dwi ratna mengatakan...

Nama : Dwi Ratna Lestariningsih
NIM : 1601409018
Rombel : 1
Makul : Metode Pengembangan Moral dan Agamaa
Di lembaga-lembaga PAUD yang saya ketahui, dalam mengembangkan moral AUD dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti; mengucap salam kepada teman atau guru, mencium tangan guru ketika bersalaman, berdoa sebelum belajar. Pada lembaga-lembaga pendidikan AUD yang berbasis keagamaan, sebagian besar pengembangan moral anak lebih difokuskan dalam lingkup agama sesuai dengan visi dan misi masing-masing lembaga dengan tidak mengurangi kebebasan anak untuk bereksperimen. Jadi menurut saya, secara keseluruhan, pengembangan moral AUD di lembaga-lembaga PAUD sudah berjalan dengan baik.

nana mar'atus sholihah mengatakan...

Nama : Ratna Dewi N
NIM : 1601409019
Rombel : 1

Menurut saya pengembangan moral pada Anak Usia Dini di lembaga-lembaga PAUD saat ini sudah baik. Itu terbukti di TK yang saya observasi. Di TK tersebut pengembangan moralnya sudah sangat cukup baik, di sana terlihat anak yang peduli terhadap temannya, ketika temannya tidak membawa bekal makanan maka anak tersebut membagikan sebagian bekalnya kepada temannya tersebut. Itu semua berawal dari pembelajaran moral yang diberikan guru kepada anak.
Ada lembaga-lembaga PAUD yang berbasis agama, disitu guru memberikan pengetahuan moral berupa keagamaan. Misal guru mengajarkan anak untuk berdoa sebelum malakukan suatu hal, mengucap salam dan menebar senyum kepada saudaranya.

raa mengatakan...

Nama : Dwi Umi Rachmawati
NIM : 1601409031
Rombel : 01

Menurut saya model pengembangan moral yang sudah diterapkan pada lembaga-lembaga PAUD yang telah saya observasi menunjukan indikasi yang sangat baik. Seperti halnya yang telah diterapkan pada TK ABA 38, lembaga yang berbasis ini bayak mengembangkan pendidikan islam. Namun, banyak kebiasaan-kebiasaan yang dikembangkan untuk melatih kedisiplinan, saling menghormati, menghargai yang merupakan pencerminan dari model pengembangan moral pada ank usia dini.
Seperti halnya berbaris sebelum masuk kelas, mencium tangan guru, dari kebiasaan tersebut maka akan memupuk nilai-nilai moral pada anak. Dari hal tersebut dapat dilihat bahwa moral dapat dikembangkan melalui kebiasaan yang positif. Kedepan saya berharap ada inovasi baru dan model pendidikan dalam mengembangkan nilai-nilai moral pada.

yunita mengatakan...

menurut pendapat saya pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini sekarang ini sudah cukup baik.hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini yang memasukan pendidikan moral disela-sela pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung,karena pada dasarnya perkembangan moral anak masih dalam tingkat yang rendah jadi memasukan pendidikan moral pada proses pembelajaran secara rutin dapat menimbulkan dampak yang cukup signifikan. Sekali lagi pendidikan moral anak tidak hanya didapatkan disekolah pendidikan moral dirumah juga sangat mempengaruhi.
iska yunita
1601409049

ainun mengatakan...

Ainun Nafisah
1601409012

menurut pendapat saya mengenai pendidikan moral dan agama di lembaga pendidikan anak usia dini yang saya lihat ditanamkan melalui pembiasaan. Guru atau pendidik sudah banyak menerapkan kebiasaan yang baik disekolah seperti membiasakan mengucapkan salam kepada yang lebih tua maupun teman sebaya, menanamkan sikap saling menghormati dan mengajarkan sikap kedisiplinan pada anak. namun masih banyak juga kesulitan guru dalam membimbing. salah satu perilaku yang ditanamkan pada anak usia dini adalah berdoa sebelum dan setelah melakukan kegiatan. dalam kegiatan sehari-hari, guru banyak yang mengajarkan doa-doa tertentu yang cukup panjang setiap hendak melakukan kegiatan tertentu di kelas, seperti doa sebelum belajar, sebelum makan, setelah makan dan doa lain yang masih bersifat hafalan saja dan tidak ditekankan makna atau nilai-nilai yang terkandung dalam bacaan doa tersebut. Bahkan di beberapa sekolah terutama pendidikan dibawah yayasan yang mengatasnamakan diri muslim banyak pendidik yang mengajarkan doa-doa dengan menggunakan bahasa arab yang tidak disertakan artinya, sehingga anak hanya hafal apa yang diucapkan tanpa tahu maksud ucapannya. beberapa doa tersebut secara rutid dibhasakan pada anak dengan cara anak diminta mengucapkan doa-doa tersebut dengan suara yang keras. Melihat pembelajaran moral dan nilai-nilai agama melalui pembacaan doa tersebut tampak bahwa anak belum tentu dapat menangkap makna atau nilai dari doa yang diucapkan tersebut, karena bahasa yang dipergunakan adalah bahasa arab yang belum dipahami oleh anak. Menuru Kohlberg, anak termasuk pada tahap perkembangan moral prakonvensional dimana tingkah laku anak dikendalikan oleh akibat fisik yang ditimbulkan dari perbuatannya yang biasa muncul dalam bentuk hadiah dan hukuman.
Di lembaga pendidikan anak usia dini, pendidikan moral dan agama ditanamkan tidak hanya dalam kegiatan ibadah yang rutinitas, namun juga dalam berbagai aktifitas anak dalam kehidupan sehari-hari.

kholifatul mengatakan...

Kholifatul Wakhidah
1601409048

pengembangan moral di lembaga-lembaga pendidikan AUD sudah ada sejak dulu. sekarang ini pengembangan moral juga masih dikembangkan dan dimodifikasi dengan format yang lebih efektif untuk diterapkan kepada AUD. karena pengembangan moral dianggap sebagai salah satu awal pengembangan karakter anak. asalkan pengembangan moralnya baik maka anak akan berkembang dengan baik pula.
menurut saya pengembangan moral di lembaga-lembaga AUD sekarang ini sudah cukup baik walaupun masih banyak aspek yang harus diperbaiki. apalagi dengan adanya inovasi baru pemerintah dengan pembentukan kurikulum "pendidikan karakter". pengembangan moral bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana. pengajarannya juga bisa dilakukan sewaktu-waktu asalkan pengajarannya dilakukan secara konsisten, terus menerus, dan yang paling penting harus ada koordinasi dengan orang tua siswa.
terimakasih.

miftahul mengatakan...

Nama : Miftahul Jannah
NIM : 1601409023
Rombel : 1

Pengembangan moral ini sangat penting untuk menciptakan Anak Usia Dini menjadi individu yang kompeten/ berkarakter. Sekarang ini pada lembaga-lembaga PAUD sudah banyak menanamkan pendidikan moral dengan menggunakan berbagai macam metode dan pendekatan. Salah satu metode yang digunakan adalah metode bercerita, dengan metode bercerita ini disampaikan dengan tujuan untuk menyampaikan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat.
Tujuan diterapkannya pendidikan moral ini adalah membantu anak mengembangkan pola-pola penalaran yang lebih kompleks berdasarkan seperangkat nilai yang tinggi, serta mendorong mendorong mengenai pisisi nilai yang didudukinya.Dalam hal ini di lingkungan sekolah guru sangat berperan aktif dalam pengembangan moral pada anak, seperti yang diungkapkan oleh Borba, Borba merumuskan kecerdasan moral dalam tujuh kebijakan moral yaitu: empati, conscience, self control, kindness, tolerance, dan fairness. Ke tujuh kecerdasan moral inilah sebagian dari kecerdasan moral yang diterakan oleh guru dalam lembaga-lembaga PAUD yang ada sekarang ini.

intan mengatakan...

Pengembangan moral dan agama adalah pondasi yang kokoh dan penting keberadaanya. Jika moral dan agama tertanam dalam manusia sejak usia dini, hal ini merupakan awal yang baik untuk mengembangkan perilaku dan sikap yang didasari oleh nilai-nilai agama dan moral sehingga dapat bertahan di masyarakat sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat dan merupakan awal yang baik bagi pendidikan anak untuk menjalani jenjang pendidikan selanjutnya. Pengembangan moral dan agama anak usia dini dilembaga pendidikan ditanamkan dengan melalui pembiasaan,artinya penanaman moral dan agama merupakan pembentukan perilaku yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak di sekolah maupun di lingkungannya. Berdasarkan observasi yang saya lakukan di TK, Pengembangan moral dan agama sudah ditanamkan pada anak usia dini berjalan dengan baik dan semakin mengalami peningkatan. Berbagai teknik,strategi dan metode sudah dilakukan oleh seorang guru di TK untuk mengembangkan moral dan agama pada anak usia dini. pengembangan moral dan agama ditanamkan dengan pembiasaan mengucapkan doa-doa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan (seperti memulai dan mengakhiri belajar, sebelum dan sesudah makan),Menanamkan perilaku yang terpuji (seperti mengucapkan salam bila bertemu dengan orang lain, sopan santun, minta maaf ketika melakukan kesalahan, bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan,) Mengenalkan ibadah agama(mengucapkan doa-doa pendek, mengenalkan sholat bagi agama islam, mengenalkan ajaran agama secara sederhana, mengenalkan ciptaan tuhan). Dalam pengembangan moral dan agama diperlukan seorang guru yang berkompetensi. Sarana dan prasarana juga perlu dalam pengembangan moral dan agama agar dapat mengoptimalkan perkembangan moral dan agama pada anak.Dari hal diatas dapat disimpulkan bahwa sudah adanya peningkat dalam pembelajaran moral agama yang ada di lembaga-lembaga anak usia dini sekarang ini.

Nama : Puput Intan Paripurno
NIM :1601409042

Geetareeztgirl mengatakan...

Nama; Fajar Ayu Rizky Maulida
NIM: 1601409015
Rombel: 1

Menurut saya, pengembangan moral anak usia dini di lembaga paud, baik paud formal maupun non formal, sudah baik, karena sudah sesuai dengan tehap perkembangan moral pada anak usia dini.
seperti di RA yang pernah saya observasi, dalam pengembangan moral dan agama pada anak, pendidik menerapkan pembiasaan-pembiasaan yang berkaitan dengan moral dan agama, seperti berdoa sebelum memulai dan setelah mengakhiri sesuatu, tertib dalam barisan, mau antri dan tidak berebut giliran, mematuhi kata/perintah guru, mengucap salam, mencium tangan guru/orang dewasa, berbagi dengan teman, menolong teman yang kesulitan mengerjakan sesuatu, pembiasaan beribadah (solat), dan masih banyak lagi.
selain dengan pembiasaan-pembiasaan, pendidik juga menerapkan pengembangan moral melalui dongeng, bahkan dengan mendengar cerita dari anak, pendidik dapat menghubungkannya dengan penjelasan dan nasihat yang berkaitan dengan moral dan agama.
jadi, pemahaman anak untuk bermoral dan beragama yang baik sudah mereka dapat sejak usia dini. apalagi usia dini merupakan golden age dimana anak dapat menyerap segala macam bentuk informasi yang diberikan, sehingga akan diingat dan diterapkan anak pada kehidupan sehari-hari dari usia dini hingga masa yang akan datang dan menjadi generasi penerus bangsa yang bermoral dan beragama yang baik.

Jhay Mughni mengatakan...

Pengembangan moral anak usia dini merupakan hal yang penting, karena moral merupakan etika atau kebiasaan yang dilakukan sehari-hari di masyarakat entah itu baik ataupun buruk.
Pengembangan moral di sekolah di TK/RA/PAUD yang negeri ataupun swasta sangatlah beda. Karena jika di sekolah swasta mereka juga menekankan dengan agama yang dipadukan dengan doa-doa.
Sebelum masuk kelas mereka diajarkan untuk disiplin berbaris, bersalaman yang baik dengan gurunya, serta masuk ruangan mengucapkan salam, itu merupakan awal pembelajaran yang baik seblum memulai pembelajaran.
Saat pembelajaran mereka diajarkan doa-doa sebelum ataupun sesudah, seperti sebelum dan sesudah makan,sebelum dan sesudah masuk kamar mandi, sebelum dan bangun tidur,sebelum dan sesudah belajar, surat-surat pendek, asmaul husna, hadits, serta sholat. Selain doa-doa tersebut, mereka juga diajarkan untuk mencuci tangan sebelum makan, tidak berbicara saat makan, meminta maaf, mengucapkan permisi, mengucapkan terima kasih, mengucapkan tolong, membuang sampah pada tempatnya, serta mengajarkan tanggung jawab atas apa yang ia lakukan (membereskan mainannya jika sudah selesai).
Dengan metode bercerita saat pembelajaran berlangsung juga tepat diterapkan, karena anak belajar melalui mendengar, melihat, dan meniru. Diharapkan mereka dapat menarik kesimpulan dengan cerita yang dibacakan.
Pembiasaan yang dilatih dari kecil ini diharapkan agar anak dapat melakukan sesuatunya dari hal yang terkecil tapi rutin, sehingga mereka menjadi terbiasa karena moral yang baik ini sangatlah dibutuhkan kehidupan mereka dalam berbagai hal.

Nama: Jayanti Mughniati
NIM: 1601409016
Rombel:1

dwi mengatakan...

Menurut saya pengembangan moral dan agama di lembaga PAUD sekarang ini yang saya temui sudah cukup bagus. Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) pada umumnya banyak yang menerapkan pendidikan karakter sehingga dalam proses pembelajaran seorang guru wajib menstimulasi dan mengajarkan anak tentang moral dan agama karena moral dan agama adalah salah satu aspek yang harus dimiliki seorang anak untuk menjadi pribadi yang luar biasa dan menjadi penerus bangsa yang unggul.
Setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai di suatu lembaga PAUD swasta maupun negeri selalu diajarkan untuk berdoa terlebih dahulu namun prngajaran di PAUD negeri hanya dijarkan tentang doa-doa umum seperti doa sebelum belajar, doa untuk orang tua, doa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum tidur, dll. Berbeda dengan PAUD swasta yang lebih menekankan pembelajaran agama dengan metode yang telah dirancang untuk anak agar anak tidak bosan dan tertarik untuk belajar. Doa-doa umum yang diajarkan di PAUD negeri juga diajarkan di PAUD swasta dengan adanya penambahan materi yang menekankan pada agama seperti puji-pujian, menghafalkan surat, baca tulis alquran, tata cara sebelum melakukan shalat, cara melakukan shalat, tata cara sesudah shalat, memperingati hari-hari besar, dan lain sebagainya. Sebelum pembelajaran dimulai, anak-anak di PAUD swasta berkumpul di halaman sekolah untuk membaca doa dan membaca asmaul husna selain itu ada hari khusus yang digunakan untuk mengenalkan dan mengajarkan anak tentang shalat.
Penanaman moral juga tidak lupa diajarkan kepada anak, bisa diajarkan secara langsung maupun secara tidak langsung artinya disela-sela pembelajaran atau disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan kebutuhan anak, misalnya saat anak sedang bertengkar dengan temannya maka guru harus melerainya dan memberikan nasehat, pengertian, dan pemahaman tentang hal yang dilakukannya sehingga anak dapat memahami benar dan salah dengan baik. Semua perbedaan tersebut pada intinya memiliki harapan yang sama yaitu menjadikan anak usia dini menjadi penerus bangsa yang berkarakter dan unggul.

Nama : Dwiana Zahriatu Nisa
NIM :1601409014

akhsanti mengatakan...

munika
1601409030

Perkembangan moral dan agama anak usia dini di lembaga PAUD saat ini cukup baik. Di lihat dari perencanaan pembelajaran yang memuat materi-materi tentang pembentukan moral dan agama anak usia dini. Kemudian dengan adanya sarana dan prasarana yang memada, lembaga PAUD sekarang ini dapat mengembangkan pendidikan moral dan agama lebih baik lagi.
PAUD merupakan lembaga pendidikan yang pertama, yang keberadaannya sangat strategis untuk menumbuhkan jiwa moral dan keagamaan kepada anak-anak, agar mereka menjadi orang-orang yang kuat, terbiasa, dan peduli terhadap segala aturan-aturan yang diajarkan kepadanya.
Pendidikan nilai-nilai moral dan keagamaan merupakan pondasi yang kokoh dan sangat penting keberadaannya, dan jika hal itu telah tertanam serta terpatri dalam setiap insan sejak dini, hal ini merupakan awal yang baik bagi pendidikan anak bangsa untuk menjalani jenjang pendidikan selanjutnya. Maka dari itu lembaga-lembaga PAUD harus mempunyai rencana pembelajaran mengenai pembentukan moral dan agama yang akan disampaikan untuk anak usia dini.

fadmun mengatakan...

Fadmun F. I
1601409011
rombel 1

Semakin majunya zaman, semakin banyak informasi yang dengan mudah diterima oleh setiap orang, tak terkecuali anak usia dini. diantara sekian banyak informasi, maka tak jarang banyak pula pengaruh yang kurang baik bagi perkembangan moral anak.
Menurut analisis saya,pengembangan moral anak usia dini di lembaga pendidikan AUD ini sudah menunjukkan perkembangan yang baik. banyak lembaga pendidikan anak usia dini yang mengedepankan pendidikan karakter bagi anak. Hal itu sejalan dengan salah satu tujuan pendidikan anak usia dini, yaitu memberikan pendidikan dan pondasi akan moral yang baik bagi anak.
Pendidikan moral bagi anak, di terapkan oleh guru baik secara langsung dan tak langsung. Salah satunya adalah pembiasaan berbaris,bersalaman, maupun berdoa apabila akan melakukan hal apapun. Tak jarang di sekolahpun anak mulai di kenalkan dengan doa sehari-hari. Dengan penanaman dan pembiasaan moral yang baik,diharapkan anak dapat menjadi individu yang berkarakter dan dapat menjadi penerus generasi yang baik kelak

nanah mengatakan...

Nur Khasanah
1601409055
Pengembangan moral pada anak usia dini di lembaga pendidikan pendidikan anak usia dini (PAUD) tengah digalakkan. Hal ini dapat dilihat dengan maraknya PAUD yang berbasis pendidikan karakter menjadi visi unggulan dalam lembaga pendidikan. Begitu pun dalam pelaksanaannya, kini mulai bervariatif. Dengan berpedoman pada tata silabus yang dibreakdown oleh departemen pendidikan maupun departemen agama, bagi lembaga pendidikan berbasis agama, maka lembaga PAUD dapat mengembangkan potensi peserta didik secara integratif,khususnya perkembangan moral. Diharapkan dengan adanya panduan integral akan tercipta keterpaduan perkembangan moral anak Indonesia yang dapat bersinergi dengan nilai moral yang dianut masyarakat di setiap daerah yang notabene memiliki kekhasan tersendiri.
Pada anak usia dini pembelajaran moral hendaknya terlebih dahulu menekankan hal yang bersifat teknis dalam rangka internalisasi nilai moral. Teknis pelaksanaan dapat diberikan melalui pemberian teladan sang pendidik, sehingga terbentuk pola kebiasaan yang baik. Baru kemudian diiringi dengan pemberian nilai secara wacana tentang baik buruknya suatu hal yang dapat di sampaikan melalui kegiatan mendongeng dan lain sebagainya.

dewi arifiani mengatakan...

Dewi Arifiani Rahmawti
Rombel 2
101409045
Menurut pendapat saya, semua lembaga paud tentunya mengembangkan moral anak. Tidak dapat dipungkiri bahwa kecerdasan moral menentukan tindakan dan sifat dan sikap anak dimasa yang akan datang. Namun tidak semua lembaga tersebut memperhatikan dengan sangat pengembagan kecerdasan moral pada anak tersebut dan beberapa cenderung berfokus pada pengembangan kognitif saja. Sebenarnya pemerintah pun telah memberi perhatian kusus pada pengembangan moaral anak dengan menggalangkan pendidikan yang berbasisi karakter. Pendidikan berbasisi karekter merupakan bukti nyata bahwa ada usaha dari pemerintah untuk mengantisipasi fenomena penurunan moral.

dewi mengatakan...

boing siti handayani dewi
1601409056
rombel 2

lembaga-lembaga sekolah sekarang ini sudah menerapkan pembelajaran untuk mengembangkan moral anak. hal ini diwujudkan dengan adanya area agama. moral tidak selalu diajarkan pada saat proses pembelajaran saja. moral juga dapat diajarkan dalam program pembiasaan, misalnya saja saat datang bersalaman dan mencium tangan guru, berdoa, mencuci tangan sebelum makan, mengantri dan lain-lain.
moral diajarkan dengan sebaik-baiknya di sekolah.

lilis mengatakan...

lilis masithoh
1601409054
rombel 2

Menurut saya pengembangan moral anak pada lembaga-lembaga sekarang ini diterapkan dengan berbagai metode pengajaran. Metode pengajaran tersebut disesuaikan dengan program lembaga tersebut. Misalnya saja, lembaga yang berbasis islami peserta didik akan diajarkan berbagai doa-doa sebelum melakukan kegiatan apaun,dapat mentoleransi teman dsb. Sedangkan sekolah yang tidak berbasis islam biasanya menerapkan berbagai aturan dalam belajar maupun sebelum belajar,misal aturan saat bermain dengan bergantian maka anak akan dengan sabar menunggu giliran.
dengan pembiasaan yang dilakukan tersebut anak akan belajar moral secara langsung maupun tidak langsung. pembelajaran-pembelajaran yang diterapkan lembaga tersebut secara otomatis akan membentuk karakter anak yang baik serta membentuk moral anak.

pram.pampam mengatakan...

pramitha adityasari
1601409047
rombel 2

menurut saya, pengembangan moral pada aud di lembaga paud itu berbeda-beda sesuai dengan lembaga paud tersebut. setiap lembaga pasti mempunyai cara atau metode tersendiri untuk mengembangkan moral pada aud, hal ini juga disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak. biasanya moral dikembangkan melalui kegiatan pembiasaan.
misalnya ketika datang ke sekolah anak mengucapkan salam kepada guru dan teman-teman, merapikan sepatu, membiasakan untuk mengantri, dll. sehingga anak terbiasa melakukan hal-halsesuai dengan aturan didalam kegiatan sehari-hari.

puri mengatakan...

puripuspita dewi
1601409032
rombel 2

saat ini sudah semakin banyak lembaga-lembaga PAUD yang bukan hanya berfokus untuk mengasah kemampuan intelaktual saja tetapi sudah memacu pada pembentukan karakter. pembentukan karakter sendiri erat kaitannya dengan pengembangan moral anak. hal ini dapat terlihat dari kegiatan belajar mengajar yang dari awal sampai akhir tidak luput dari kegiatan yang bersifat keagamaan/penanaman moral yang dapat berupa pengajaran tentang sopan santun,berdo'a, pemahaman aturan-aturan dalam keluarga/sekolah,mampu bersosialisasi dengan teman,bergantian/antri.

jefriyanuarta mengatakan...

jefri tri yanuarta
1601409027
rombel 2

menurut saya, pemgembangan moral pada AUD di lembaga paud pastinya berbeda-beda sesuai metode yang di terapkan di lembaga-lembaga PAUD itu.
dan juga disesuaikan tingkat atau kemampuan siswa dalam menerima dan bagaimana caranya mengenbangkan moral anak tersebut dalam artian sesuai dengan umur mereka dan dalam kapasitas ya ng anak miliki dalam menerima pembelajaran moral di lembaga PAUD tersebut.
misalnya ketika anak datang ke sekolah anak mengucapkan salam kepada guru dan teman-teman, merapikan sepatu, membiasakan untuk mengantri, dll.
saat akan memulai pembelajaran kegiatan awal yaitu berdo'a.

Poskan Komentar